Breaking News
Loading...

Recent Post

SHARP Takumi Factory Terobosan Baru dari SHARP di Indonesia

SHARP Takumi Factory Terobosan Baru dari SHARP di Indonesia

Sebagai konsumen, sudah pasti kita semua menginginkan barang-barang dengan kualitas terbaik untuk memenuhi segala kebutuhan hidup. Dengan banyaknya brand-brand ternama pada saat sekarang ini, sangat memudahkan kita untuk memilih barang-barang yang sesuai dengan selera. Baik secara kualitas maupun kuantitas. Terutama di zaman globalisasi yang sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih, banyak perusahaan dengan mudahnya menciptakan produk-produk terbaru dan terbaik untuk meningkatkan dan mempertahankan daya saing di dunia perdagangan pada masa sekarang dan masa yang akan datang.


SHARP, menjadi salah satu brand produk elektronik yang dapat dikatakan memiliki prinsip seperti apa yang sudah dijelaskan tadi. Bukti nyatanya adalah dengan mendirikan sebuah pabrik baru yang memiliki konsep tidak sembarangan. SHARP Takumi Factory merupakan salah satu terobosan baru dari SHARP untuk menunujukkan bahwa mereka adalah brand yang patut diwaspadai oleh brand-brand yang bergerak dalam bidang sejenis. Berdasarkan namanya, TAKUMI, yang dalam bahasa jepang memiliki arti “ahli”, SHARP pun ingin menunjukkan bahwa mereka selalu berusaha memberikan dan menghasilkan produk-produk terbaik untuk memberikan kepuasan kepada konsumen dengan cara menggabungkan SDM yang sudah memiliki keahlian terampil dan teknologi yang SHARP miliki.


SHARP Takumi Factory yang merupakan pabrik terbaru dari SHARP sudah mulai beroperasi sejak September tahun 2013. Takumi sendiri yang dalam bahasa Jepang berarti “ahli” menjadi salah satu pacuan bagi SHARP untuk terus menghasilkan produk-produk terbaiknya dengan memperkerjakan para tenaga kerja ahli yang memang sudah terlatih langsung dari negara Jepang. Semangat Takumi ini sudah diajarkan oleh Takuji Hayakawa di tahun 1912 untuk menciptakan produk terbaik SHARP yang akhirnya bisa berkembang menjadi salah satu produsen alat eletronik terbesar di dunia. Semangat dari Takumi itulah yang menginspirasikan para Takumi penerus Sharp untuk terus menciptakan produk baru berkualitas tinggi.

SHARP Takumi Factory memiliki dua fasilitas utama. Fasilitas yang pertama adalah pabrik mesin cuci yang memiliki luas sekitar 11.627.888 meter persegi dan berkapasitas produksi sebesar 1.680.000 setiap tahunnya atau sekitar dua setengah kali lebih banyak dari hasil produksi mesin cuci mereka di pabrik yang terdapart di kawasan Pulo Gadung. Fasilitas yang kedua adalah pabrik lemari es yang memiliki luas 27.616.300 meter persegi dan memiliki kapasitas produksi lemari es sebesar 2.640.000 pertahun atau dua kali lebih banyak dari produksi yang dihasilkan oleh pabrik mereka di Pulo Gadung. Di SHARP Takumi Factory kini telah menjawab kerinduan masyarakat Indonesia akan produk mesin cuci dan kulkas berkualitas tinggi untuk segmen bawah hingga menengah berupa Mesin Cuci Dolphinwave 2 tabung dan Lemari Es King Samurai 2 pintu berkualitas tinggi.





SHARP Takumi Factory yang terdapat di Karawang ini berprinsip pada super green factory, dimana seluruh bagian pabrik didesain untuk menghemat penggunaan energi dalam proses produksinya. Pabrik baru ini juga dilengkapi dengan Peoduction Control System yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi dan standar kualitas. Selain itu terdapat pula Automated Guided Vehicle yang mampu menghemat banyak waktu saat proses pengerjaan produk-produk SHARP. Proses produksi yang terintegarasi dengan dukungan teknologi yang makin canggih memungkinkan SHARP Takumi Factory menciptakan produk-produk elektronik dengan kualitas tinggi.



Di areal pabrik barunya ini pula PT Sharp Electronics Indonesia kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility berupa pembuatan hutan mini dengan menanam pohon langka dan pendidikan lingkungan Sharp Eco Study. Tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari, pohon memiliki fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia di bumi seperti menyerap dan mengurangi pelepasan CO2 ke udara, menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis, mengurangi kebisingan dan penahan angin. Oleh karena itu melalui program penghijauan yang dilakukan, Sharp ingin berkontribusi secara positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dengan membuat Sharp Mini Forest seluas 3,234 m2. Kedepannya, PT Sharp Electronics Indonesia diharapkan akan terus menggelar kegiatan CSR lainnya yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat di wilayah Karawang. Sehingga wilayah Karawang dapat semakin maju dan berkembang bersama PT Sharp Electronics Indonesia.

no image

Apa yang Harus Diperhatikan dalam Situs Review Produk

Produk website Ulasan berlimpah di internet, tapi mereka jauh dari semua dianggap sama dalam hal kejujuran dan integritas. Banyak situs produk tinjauan tampaknya tidak bias pada pandangan pertama, namun pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan niat mereka yang sebenarnya: hanya mempromosikan produk positif, sehingga mereka dapat menghasilkan uang melalui link afiliasi.
Berikut adalah beberapa cara untuk menilai apakah sebuah situs dan pemiliknya (s) hanya di dalamnya untuk uang, atau jika mereka menawarkan jujur benar-benar netral, berorientasi konsumen review produk:
1. Siapa yang Menjalankan Situs? Sebuah situs review nyata akan memiliki halaman Tentang / Bio / atau Info yang detail yang memiliki situs (dan seringkali mengapa mereka memulainya.) Situs Terlalu banyak yang mengklaim sebagai situs ‘review produk’ benar-benar dijalankan oleh afiliasi menyamar sebagai jujur pengulas, padahal niat mereka satu-satunya adalah untuk hanya merekomendasikan setiap produk yang mereka menulis tentang.
2. Apakah para Reviewer atau Pemilik Situs Pembelian Produk Sendiri? Ini merupakan faktor penting untuk integritas ulasan. Sama seperti penelitian ilmiah, ada kecenderungan yang kuat terhadap bias yang menguntungkan produk jika resensi tidak membayar untuk itu sendiri. Fakta bahwa resensi membayar untuk produk (s) dirinya sendiri berbicara banyak tentang ketidakberpihakan mereka dan kemampuan untuk tetap objektif selama review.
3. Apakah Website Tinjau Array Produk atau Only One? Sebuah situs yang meninjau berbagai produk lebih cenderung bersikap netral dan situs review benar daripada situs di mana hanya satu produk ditinjau. Mengapa seseorang pergi ke kesulitan membangun sebuah situs untuk satu produk dan kemudian memberikan review negatif? Tentu review akan positif (meskipun kadang-kadang mereka mungkin melemparkan dalam komentar negatif atau dua untuk memberikan penampilan yang tidak memihak.)
Single-produk-situs yang populer dengan marketer afiliasi karena mesin pencari memberikan bobot yang kuat untuk menggunakan kata kunci dalam nama domain (judul url.) Jadi jika produk yang terakhir adalah ‘Rahasia Bangunan Acme List’, kemudian menggunakan domain ‘AcmeListBuildingSecretsReview ‘biasanya akan memberikan situs yang posisi yang lebih tinggi dalam mesin pencari.
4. Lakukan Reviewer Memiliki Hal Positif Hanya untuk Katakanlah tentang Produk Mereka Tinjau? Sebuah situs review produk yang benar-benar netral akan memiliki ulasan baik positif maupun negatif. Jika semua ulasan di situs yang bercahaya, dan setiap produk didukung, maka ada taruhan yang baik bahwa resensi adalah melayani kepentingan sendiri, bukan orang-orang dari konsumen.
5. Apakah Headline Ulasan Gunakan ‘Scam’ Firman? Ini adalah taktik klasik yang digunakan oleh pengulas tidak bermoral banyak untuk memanfaatkan kata kunci dalam judul serta memberikan tampilan menopang faktor kepercayaan. Sebuah headline sampel mungkin membaca, Apakah Rahasia Daftar Bangunan Acme Scam? – Karena menggunakan frase kata kunci dalam judul, serta frase yang akan mencerminkan apa yang orang ketik di kotak pencarian ketika mereka memiliki pertanyaan tentang produk.
no image

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Promosi

Promosi merupakan salah satu cara untuk mencapai target-target penjualan yang kita lakukan. Banyak pelaku bisnis UKM yang tidak mempergunakan promosi dengan maksimal karena alasan dana yang belum ada. Mungkin untuk tahap awal Anda bisa menggunakan promosi gratis, tetapi dalam jangka panjang, promosi merupakan cara untuk meningkatkan penjualan.

Tentu saja promosi juga memiliki aturan-aturan yang harus diperhatikan agar biaya yang kita keluarkan tidak habis begitu saja. Bahkan bagi sebuah perusahaan besar, terkadang biaya promosi mereka lebih besar dari penghasilan mereka dalam satu hari. Itulah sebabnya Tung Desem Waringin pernah mengkritik promosi yang tidak terpola seperti membuang uang ke dalam gunung berapi.

Karena blog ini saya dedikasikan untuk UKM yang bersentuhan dengan dunia online, maka pembahasannya lebih kepada bagaimana UKM berpromosi dalam saluran-saluran media online yang lebih murah. Tips dibawah ini bisa Anda gunakan juga sebagai patokan dalam mencoba facebook ads atau beriklan di google.

Berikut 6 hal yang harus diperhatikan saat akan berpromosi:

1. Market
Tentukan dengan bener siapa yang akan menjadi target market Anda. Semakin spesifik target market Anda maka promosi akan semakin mudah dan berhasil. Misalnya jenis kelamin, usia, tempat tinggal, status, pekerjaan, jumlah keluarga, kegemaran, dsb.

2. Misi / Tujuan
Langkah selanjutnya adalah menentukan misi dari promosi. Apakah Anda ingin promosi itu bertujuan pada awardness atau meningkatkan penjualan. Misi ini harus jelas dahulu agar promosi tidak salah.

3. Message / Pesan
Setelah kita mengetahui target market kita dan memiliki tujuan yang jelas dari promosi yang kita lakukan maka langkah selanjutnya adalah  membuat pesan yang sesuai dengan 2 hal tersebut. Di dunia social media, maka agar promosi tersampaikan dengan baik, penting untuk membangun interaksi dengan calon konsumen agar pesan tersampaikan dengan baik.

4. Media
Bagian paling penting selanjutnya adalah menentukan lewat media mana promosi tersebut dilakukan. Apakah melalui facebook, twitter, website, google, dsb.


5. Money
Berapa dana yang anda siapkan untuk promosi. Jika punya dana yang besar, maka promosi bisa disesuaikan dengan market dan tujuan yang ingin dicapai.

6. Measurement (pengukuran)
Promosi haruslah terukur untuk mengevaluasi berhasil tidaknya promosi. Jika anda berpromosi online, maka Anda bisa melakukan pengukuran dengan cepat.

no image

Tips Cara Menulis Review Produk yang Efektif

Cara Menulis Review Produk yang Efektif

Penulis pemula dan baru mengenal dunia bloging biasanya mendapat permasalahan yang mendasar. Permasalahan tersebut adalah menentukan tema dan kata-kata yang menarik minat baca. Sedangkan kesulitan lain seperti dalam hal kosa kata atau tata bahasa sebenarnya bisa disikapi lewat kamus, google translate atau software penerjemaah seperti transtool.

Kesulitan yang sebenarnya justru tidak tahu apa yang mau ditulis! Jika hanya karena kita kurang mengetahui 'product knowledge', ini masih bisa diselesaikan dengan membuka situs resmi produk atau jasa yang akan di-review.Namun, apakah setelah kita mengetahui produk / jasa yang akan di-review permasalahan selesai? Belum tentu. Konten review yang kurang menarik dan tidak memenuhi keinginan advertiser bisa menyebabkan review yang kita sodorkan ditolak (rejected). Advertiser menginginkan sebuah review yang wajar dan natural di mata umum.

Berikut ini saya paparkan sistematika menulis review yang biasa saya lakukan. Memang pada dasarnya adalah pelajaran Bahasa Indonesia yang telah kita dapatkan sewaktu duduk di bangku sekolah. Mungkin karena kita terlalu napsu mengejar pendapatan yang akan kita dapatkan membuat kita lupa poin apa saja yang bisa membuat tulisan kita diterima.

Ada 5 bagian dalam menulis sebuah review.
1. Pendahuluan
Pada bagian ini tulis mengapa Anda menulis produk / jasa 'X'. Ingat! Jangan tulis bahwa Anda sedang menulis sebuah review. Jika Anda akan mereview 'ngeblog dengan blogger', ceritakan saja bagaimana Anda tadinya ngeblog dengan wordpress kemudian beralih ke blogspot.

2. Latarbelakang
Pada bagian ini silahkan tulis tentang produk atau jasa yang akan di-review. Produksi siapa, milik siapa, bekerjasama dengan siapa, kapan mulai beroperasi dan sebagainya.

3. Keunggulan
Bagian ini menuliskan keunggulan produk atau jasa yang kita review. Sumbernya bisa dari 'product knowledge' yang ada pada website atau testimoni dari orang lain. Bisa juga dari sisi pandang kita sendiri.

4. Kekurangan
Agar terlihat berimbang, kita juga bisa menuliskan satu kekurangan dari produk atau jasa yang kita review. Namun jangan menulis kekurangan yang mayor. Tuliskan saja kekurangan umum yang juga banyak dimiliki oleh produk atau jasa sejenis.

5. Kesimpulan
Pada bagian pamungkas ini, kita wajib membuat kesimpulan sekaligus ajakan untuk menggunakan produk atau jasa, mengajak membuka website resmi produk/jasa yang kita review. Di sini juga kita bisa menulis keputusan kita untuk menggunakan produk atau jasa yang kita review.
no image

Kunci Keberhasilan Social Media Marketing

Beberapa kali saya bertemu dengan eksekutif perusahaan besar, yang memiliki brand-brand besar, mengeluhkan ketidaksuksesan mereka memasuki pemasaran via media sosial (social media marketing). Padahal, berbagai usaha sudah mereka lakukan, termasuk menggelontorkan budget yang lumayan banyak. Namun keluhan lebih sering saya dapatkan dari level manager, yang tak bisa secara optimal memanfaatkan media sosial, meski mereka sudah membuat akun khusus di Facebook dan Twitter, serta berusaha sekuat mungkin melakukan percakapan melalui kedua media tersebut.
Apa yang salah?
Dari pengalaman perusahaan besar (ya, khusus untuk perusahaan besar saja, karena perusahaan kecil biasanya lebih luwes dan tidak ribet manajemennya) yang berhasil dan yang gagal, ternyata salah satu faktor yang sangat menentukan adalah keterlibatan tim.
Banyak perusahaan gagal memanfaatkan media sosial untuk pemasaran karena dijalankan secara terpusat oleh bagian pemasaran, tanpa melibatkan pihak lain. Sebaliknya, perusahaan yang berhasil di media ini karena sebelum masuk ke media sosial menjual gagasannya terlebih dulu ke perusahaan, dan melibatkan berbagai pihak. Yakni:
1. Senior Management
Tanpa dukungan senior management (VP atau GM), strategi marketing apapun akan berhenti di tengah jalan. Sayangnya, karena masih dianggap sebelah mata, senior management perusahaan besar enggan bersentuhan dengan strategi media sosial. Semuanya diserahkan ke level manager. Akibatnya, bukan hanya budget yang dialokasikan lebih kecil, perhatian senior manager dan direksi terhadap dampak pemasarannya juga nyaris tidak ada.
2. Marketing
Jelas, divisi pemasaran harus terlibat di strategi social media. Yang ini tidak perlu saya jelaskan lagi.
3. Public Relations
Ini yang seringkali diabaikan oleh divisi marketing. PR justru punya peran penting di media social karena kemampuan komunikasinya yang tidak serta merta menjual. Social media adalah percakapan. Divisi marketing tidak biasa bercakap-cakap langsung dengan konsumen. Demikian juga PR. Meski demikian, pendekatan PR yang halus, tidak menjual, lebih mudah masuk ke media sosial. Maka, setiap strategi media sosial perlu melibatkan bagian PR.
4. Human Resource
Karena sifatnya yang personal, media sosial akhirnya digunakan oleh karyawan. Bagian SDM perlu dilibatkan dalam strategi social media marketing untuk menjaga agar seluruh karyawan perusahaan bisa menjadi duta perusahaan di media sosial. Saya beberapa kali menemukan suara karyawan perusahaan besar yang berbeda dengan suara perusahaan di media sosial. Jika dibiarkan, fenomena seperti ini akan merusak kampanye di media sosial.
5. Information Technology
Social media marketing tidak hanya berjalan di media yang stabil dan terpercaya seperti Facebook dan Twitter. Seringkali, perusahaan/merek membuat sendiri situs web sebagai landing page kampanye online. Biasanya, jika situs web-nya berupa kompetisi, para peserta akan berusaha keras “mengakali” sistem agar bisa menjadi pemenang. Ini tantangan besar buat tim IT.
6. Social Media Enthusiast
Meski sudah melibatkan 1-5, strategi perusahaan di media sosial kurang berhasil jika tidak melibatkan karyawan yang memang sudah benar-benar hidup di media sosial. Komponen 1-5 itu mungkin tahu dan paham media sosial. Namun hanya social media enthusias yang paham betul lika-liku media sosial.
Dengan menggabungkan enam komponen tersebut, beberapa perusahaan terbukti mampu membangun strategi jitu di media sosial, sekaligus mampu mengeksekusinya dengan baik.

sumber : virtual.co.id
Copyright © 2013 Produk Review All Right Reserved | Share on Blogger Template